Jumat, 22 Maret 2013

ANALISIS PERBANDINGAN FORMAT AUDIO FILE

sallam blogger..!!
haduuh sudah lama nieh ga posting tugas lagi di blog maklum baru naik ke semester VI(enam), okee langsung saja kalau gitu Disini saya akan membandingkan beberapa audio file format yang diantaranya : AAC vs FLAC vs OGG vs MP3 vs WMA vs RA.
Untuk lebih memahai perbedaan secara mendasar mengenai ke-6 audio file format di atas, disini saya akan memberikan info/penjelasan tambahan mengenai audio file format tersebut:

           1. Format AAC (Advanced Audio Coding)

..m4a-m4b-m4p-m4v-m4r-3gp-mp4-aac..
AAC merupakan format audio menggunakan lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data sebelum dikompres secara sempurna, karena ada data yang hilang).
Cara kerja dari AAC :
 Bagian-bagian sinyal yang tidak relevan dibuang.
  • Menghilangkan bagian-bagian sinyal yang redundan.
  • Dilakukan proses MDCT (Modified Discret Cosine Transform) berdasarkan tingkat kompleksitas sinyal.
  • Adanya penambahan Internal Error Correction.
  • Kemudian, sinyal disimpan atau dipancarkan.

Kepopuleran format ini dikarenakan audio codec-nya yang menyempurnakan MP3, seperti pada jangkauan sample rate yang lebih banyak (8 Hz-96 kHz), memiliki 48 channel, dan suara yang lebih bagus untuk bit yang lebih rendah (dibawah 16 Hz).

         2. Format MPEG Audio Layer 3 (MP3)

 

..mp3..
Pada awalnya, format MP3 ini dikembangkan oleh seorang Jerman bernama Karlheinz Brandenburg, memakai pengodean Pulse Code Modulation (PCM). Prinsip yang dipergunakan oleh MP3 adalah mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia - sehingga dapat digolongkan file audio dengan kompresi lossy.

Beberapa batasan dari file MP3 ini adalah:
    • Bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s(beberapa encoder dapat menghasilkan bit rate yang lebih tinggi, tetapi sangatsedikit dukungan untuk mp3-mp3 tersebut yang memiliki bit rate tinggi).
    • Resolusi waktu yang digunakan mp3 dapatmen jadi terlalu rendah untuk sinyal-sinyal suara yang sangat transient, sehingga dapat menyebabkan noise.
    • Resolusi frekuensi terbatasi oleh ukuran window yang panjang kecil, mengurangi efisiensi coding.
          3. Format OGG
 ..ogg..
OGG adalah sebuah media format seperti mp3 hanya saja format tersebut free tidak seperti mp3 yang dillindungi oleh patent, oleh karenanya distro-distro besar tidak dapat memutar mp3 dikarenakan format tersebut memang dilindungi oleh patent sehingga distro-distro besar menghormati hal tersebut, untuk itu ogg hadir sebagai pengganti mp3 dan dikatakan bahkan lebih baik dari mp3. Namun hingga saat ini walaupun gratis, masih sedikit player yang mendukung format ini, salah satu yang terkenal adalah winamp yang ikut mendukung format Ogg.

          4. Format WMA ( Window Media Audio ) 
  
..wma-asf..
WMA adalah audio file format lossy compression, yang merupakan salah format audio yang dikembangkan oleh Microsoft dengan tujuan untuk menyaingi MP3. Kualitas musik yang ditawarkan format WMA lebih baik daripada MP3. Peranti lunak dan peranti keras terbaru umumnya mendukung format ini. Namun dukungan ponsel belum seluas format MP3. Sementara ini Microsoft memposisikan WMA bersaing dengan AAC yang digunakan pada produk Apple seperti iPod dan  iTunes Music Strore. WMA juga menggunakan sistem Digital Rights Management seperti AAC untuk proteksi penggandaan dan membatasi pemutaran pada PC atau peranti tertentu. WMA audio stream hampir selalu dengan file ASF. Jika hanya membawa data audio, biasnya file mempunyai ekstensi .WMA. Adapula versi lossless untuk multichannel surround sound dan untuk voiceencoding (WMA Voice).

          5. Format RA (Real Audio)
  
..ra..
RA adalah audio file format yang dikembangkan oleh Real Networks pada tahun 1995. File format ini awalnya dikembangkan untuk transmisi bandwith rendah. Dapat digunakan untuk streaming informasi audio dan dapat berjalan saat file audio tersebut masih di download. RealAudio banyak digunakan oleh statiun radio untuk streaming program-program mereka via internet secara real time.

           6. Format FLAC (Free Losseles Audio Codec)

..flac..
FLAC adalah singkatan dari Free Lossless Audio Codec, yang berarti kompresi data yang dihasilkan hampir sama dengan kualitas audio aslinya. Berbeda dengan format MP3 atau Ogg Vorbis-menggunakan metode Lossy dalam melakukan kompresi data-yang berarti kualitas audio dari file yang dihasilkan akan berbeda jauh dari kualitas aslinya dan terkesan asalasalan, yang penting file tersebut bisa diputar dan didengarkan oleh telinga Anda. Flac adalah salah satujenis file suara dengan kompresi rendah. Flac biasa nya mengurangi ukuran file audiohingga 50%-60% tanpa mengurangi kualitas suara. Tapi jarang player yang supportdengan jenis file ini.

Bila masih pusing saya akan jelaskan dengan singkat mengenai materi di atasa :
Berikut merupakan beberapa sifat & jenis dari file format itu sendiri :
  • Audio file format dengan kompresi    : MP3-AAC-WMA
  •  Audio file format dengan lossless       : FLAC
  •  Audio file format open : OGG-FLAC
  • Audio file format free   : AAC
  • Audio file format proprietary  : RA-MP3

    ...Terima Kasih...
    Semoga bermamfaat